mployee logo
mapbox-iSYdI8padLM-unsplash

Tips Menjawab ‘Kenapa perusahaan harus memilih Anda?’ dan Skenario Cara Menjawabnya

Tips Menjawab ‘Kenapa perusahaan harus memilih Anda?’ dan Skenario Cara Menjawabnya – Bagi kalian yang akan atau sedang melalui wawancara kerja, kalian pasti ingin mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Jika kalian merasa gugup karena ini adalah pengalaman pertama, kalian tidak sendirian. Jika kalian merasa gugup meskipun ini bukan pengalaman pertama, tidak apa-apa. Kesempatan untuk belajar lagi selalu bisa digunakan kapan saja.

Meskipun wawancara kerja adalah pengalaman pertama untuk kalian, umumnya hal ini tidak baru untuk pihak Human Resources Development (HRD) perusahaan atau instansi. Mereka sudah memiliki prosedur operasi standar dalam mewawancarai kandidat. Baik prosedur tersebut dibuat tertulis atau tidak, biasanya mereka sudah tahu daftar pertanyaan yang harus ditanyakan kepada kandidat. Selanjutnya, jawaban kandidat akan menentukan apakah kandidat sesuai dengan apa yang dicari oleh perusahaan atau tidak.

Berdasarkan pertanyaan HRD yang umum diajukan pada saat wawancara kerja kepada kandidat, salah satunya adalah alasan perusahaan harus memilih kandidat yang sedang diwawancarai. Salah satu kata kuncinya adalah mampu menjelaskan kekuatan kalian. Sebenarnya, pertanyaan tersebut memiliki banyak potensi jawaban.

Ada beberapa tips yang bisa kalian pelajari untuk menjawab pertanyaan tersebut. Sebab mendekati waktu wawancara kerja, kalian pastinya ingin mempersiapkan diri untuk memberikan performa wawancara terbaik sehingga lamaran kerja diterima.

Berikut beberapa tips yang bisa kalian pelajari untuk menjawab pertanyaan “alasan perusahaan harus memilih Anda.”

1. Latihan wawancara

Tips ini berada pada nomor pertama karena kunci utama dalam melakukan wawancara adalah memastikan agar selama proses wawancara, bisa menyampaikan jawaban tanpa tergagap. Kalian bisa mencoba dengan merekam diri sendiri jika ingin berlatih sendirian. Jika kalian merasa lebih baik dengan pasangan, bisa meminta bantuan teman untuk melakukan simulasi wawancara.

Berikut tautan video yang bisa kalian pelajari untuk melakukan simulasi wawancara tersebut.

2. Tunjukkan rasa percaya diri

Rasa percaya diri dapat dimulai dari persiapan yang baik. Secara garis besar, resume yang dikirim harus sudah baik sehingga kalian bisa lebih percaya diri dalam menyampaikan isinya ketika wawancara. Sisanya bisa kalian buktikan saat wawancara kerja dengan menunjukkan performa terbaik.

3. Jelaskan kemampuan dan pengalaman dalam bidang pekerjaan yang dilamar

Sebelum wawancara dilakukan, kalian perlu mengidentifikasi, membuat daftar, dan menjelaskan kemampuan dan pengalaman yang berkaitan dengan bidang pekerjaan yang dilamar. Hard skill, soft skill, dan pengalaman yang ditulis dalam resume akan kalian jelaskan pada saat wawancara. Kalian dapat menjelaskan ketiga hal tersebut ketika mendapat pertanyaan tersebut untuk membuat mereka terkesan.

4. Yakinkan kalian bisa memberikan hasil kerja yang bagus

Kalian tidak bisa tahu apa yang dilakukan oleh kandidat lain pada saat wawancara. Sehingga kalian perlu bisa meyakinkan perekrut kalau kalian bisa memberikan yang terbaik untuk perusahaan. Tekankan kemampuan, kekuatan, bakat, pengalaman kerja, dan pencapaian kalian untuk menjawab pertanyaan tersebut.

5. Jelaskan kalian cocok menjadi bagian dari tim

Tunjukkan pada perekrut bahwa kalian memiliki karakter yang cocok dengan tempat kalian melamar bekerja. Selain cocok dengan pekerjaan, cocok dengan rekan kerja. Sebab perusahaan berharap agar pegawainya bisa bertahan lama. Solusi agar bertahan lama adalah kecocokan dengan rekan kerja dinilai dari kemampuan berkomunikasi.

Pegawai di perusahaan besar biasanya memiliki karakter yang berbeda-beda sesuai departemen masing-masing. Pegawai yang bekerja di bagian pemasaran berbeda dari pegawai bagian teknologi dan informasi. Penting untuk bisa mengetahui budaya orang-orang di perusahaan yang dilamar. Sehingga penting juga kalian bisa meyakinkan bagaimana kalian akan beradaptasi dan cocok dengan pegawai lainnya.

6. Jelaskan kalian bisa berkontribusi besar jika diterima

Sampaikan masalah atau tantangan perusahaan mereka. Sampaikan isu baru atau tujuan mereka saat ini. Lalu jelaskan bagaimana kemampuan dan pengalamanmu bisa membantu mereka.

Kalian dapat mencari tahu lewat situs web dan media sosial mereka terlebih dahulu. Kumpulkan informasi sebanyak-banyaknya, pastikan informasi yang kalian dapat tidak salah. Setelah itu, kalian bisa menyampaikan dengan percaya diri.

7. Berikan jawaban yang sesuai dengan apa yang dicari perusahaan

Misalnya kalian mendaftar untuk posisi desainer grafis. Saat ini profesi tersebut tergolong luas sehingga kandidat dan perusahaan harus tahu perbedaan jenis-jenisnya. Perusahaan membutuhkan desainer animasi, sedangkan kalian lebih menguasai bidang ilustrasi.

Meskipun sama-sama desainer grafis, keahlian yang dibutuhkan perusahaan tidak ada pada kalian. Potensi solusi ini adalah kalian meyakinkan perekrut bahwa kalian bisa mengerjakan yang mereka butuhkan. Namun tetap akan lebih baik apabila kalian menyesuaikan dengan apa yang dicari oleh perusahaan.

8. Tunjukkan antusiasme dalam tugas yang perlu menunjukkan performa, tidak hanya kapabilitas

Perekrut dapat membaca jika kalian benar-benar antusias dalam melamar pekerjaan. Ketika kalian akhirnya dihubungi untuk wawancara kerja pun, artinya kalian sudah dianggap memiliki kapabilitas. Selain menegaskan kemampuan dan pengalaman, tunjukkan antusiasme kalian kepada mereka dengan menunjukkan perilaku positif terhadap tugas-tugas yang diberikan. 

9. Katakan dengan jujur

Menjelaskan kemampuan dan kekuatan kalian saat wawancara dengan ekspektasi lamaran kerja diterima tentu penting. Memastikan perekrut terkesan oleh wawancara kalian juga penting. Katakanlah dengan jujur. Rekruter sering memberikan pertanyaan lanjutan dan akan memeriksa apakah ucapan kalian konsisten dengan resume yang sudah dikumpulkan.

Bagaimana? Apakah kalian sudah punya gambaran cara menjawab pertanyaan wawancara ‘alasan perusahaan harus memilih Anda’? Kalian dapat menyimak beberapa skenario menjawab pertanyaan tersebut berikut ini.

Skenario 1

Pertanyaan: bisa jelaskan mengapa latar belakang dan pengalamanmu cocok untuk pekerjaan ini?

Contoh jawaban:

Tentu bisa. Berdasarkan situs web perusahaan Anda yang telah saya baca, kelihatannya perusahaan juga membutuhkan manajer proyek yang bisa menangani peran departemen lainnya. Saya tidak bisa menemukan cara yang ringkas untuk menjelaskan resume saya. Tetapi selama masa saya magang di Perusahaan A, saya membutuhkan satu bulan untuk setiap tim dengan total lima tim. Waktu tersebut saya gunakan secara maksimal untuk menangani bagaimana perusahaan tersebut dapat berfungsi secara utuh. Sekarang ini, dengan pengalaman saya sebagai pengawas, dimana saya telah meningkatkan hasil hingga 32%, saya yakin saya bisa menjadi manajer proyek terbaik, selain juga memiliki pengetahuan yang baik terkait peran departemen lainnya.

Pelajaran dari jawaban skenario di atas:

Contoh jawaban skenario di atas menunjukkan kualitas kandidat yang antusias terhadap bidang pekerjaan yang dilamarnya. Mampu menyampaikan angka pencapaian dapat diartikan kandidat memahami soal pencapaian terukur. Hal ini penting agar perusahaan mendapatkan gambaran yang nyata tentang potensi kandidat, tidak hanya kalimat berupa janji yang sulit dibayangkan bisa terwujud.

Kemudian kandidat juga menunjukkan kesiapannya dalam melakukan wawancara dengan menunjukkan sudah melakukan riset. Penting sekali bagi kandidat bisa menunjukkan sisi atentif terhadap perusahaan untuk memberikan kesan yang baik. Hasil riset tersebut akhirnya memberikan kandidat ide akan pentingnya manifestasi kebutuhan masa depan.

Skenario 2

Pertanyaan: mengapa kamu adalah kandidat terbaik untuk pekerjaan ini?

Contoh jawaban:

Ketika saya membaca informasi lowongan pekerjaan ini, disebutkan bahwa perusahaan mencari pengawas restoran dengan tingkat pengalaman kerja menengah. Nah, saya mencantumkan dalam resume sudah berpengalaman selama lima tahun dalam bidang manajemen restoran. Selama itu, saya telah meningkatkan penjualan hingga 47% dengan kondisi sambil memangkas biaya pengeluaran restoran. Bagaimanapun, yang tidak tercantum dalam resume saya adalah berbagai peran saya yang lainnya. Kontribusi melalui berbagai peran tersebut membuat saya belajar banyak. Mulai dari bekerja di depan seperti sebagai pelayan hingga bagian dapur, saya sudah mendapatkan ilmu dari setiap pekerjaan yang ditugaskan kepada saya. Saya meyakini bahwa melalui pengalaman ini, sikap dan kepribadian saya, serta etos kerja yang tinggi ini bisa menjadi alasan saya adalah kandidat yang terbaik untuk pekerjaan ini.

Pelajaran dari jawaban skenario di atas:

Kandidat menjelaskan kelebihannya melalui ukuran pencapaiannya sehingga memberikan perekrut gambaran seberapa realitis jawaban kandidat dan harapan ke depannya. Tidak hanya itu, kandidat juga menjelaskan relevansi pengalaman kerja yang sebelumnya dengan potensi yang dapat dia berikan kepada restoran atau perusahaan yang dilamar.

Skenario 3

Pertanyaan: mengapa kami harus mempekerjakan Anda?

Contoh jawaban:

Sejak saya masih kecil, saya sudah menggunakan maskapai penerbangan ini untuk bepergian. Saya dan keluarga saya menyukai maskapai ini karena pelayanannya yang sangat baik. Fasilitas yang disediakan pun bisa disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Hal ini membuat kami adalah salah satu pelanggan setia maskapai ini. Belum lagi jumlah penerbangan yang melayani tujuan penerbagan keluarga kami kebanyakan membutuhkan transit. Sedangkan kami jauh lebih menyukai penerbangan langsung untuk menghemat waktu salah satunya. Berdasarakan pengalaman tersebut, saya melihat lowongan pekerjaan ini sebagai kesempatan yang tidak boleh saya lewatkan. Saya akan merasa terhormat jika bisa diterima oleh perusahaan maskapai penerbangan yang sudah saya kagumi sejak saya masih kecil. Di atas semua itu, saya meyakini kemampuan saya dalam melakukan banyak pekerjaan sekaligus tidak ada duanya. Apabila saya mendapat kesempatan tersebut, saya bisa membuktikan bahwa saya bisa menjadi pramugari terbaik.

Pelajaran dari jawaban skenario di atas:

Kandidat menceritakan pengalaman pribadinya yang berkaitan erat denga perusahaan tersebut. Kandidat menyampaikan kesan positif akan perusahaan yang berlangsung bertahun-tahun. Sehingga poin penting di sini adalah kandidat menyanjung perusahaan secara halus.

Sanjungan tersebut bisa menjadi upaya yang bisa dicoba dengan syarat tidak melebih-lebihkan kesan. Contoh tersebut memberikan kesan bahwa pengalaman yang disampaikan terdengar nyata dan tulus. Ketulusan inilah yang bisa menarik perhatian perusahaan.

Menunjukkan ketertarikan terhadap perusahaan seperti yang dilakukan oleh kandidat tersebut berarti juga menunjukkan antusiasme. Poin ini selalu penting dalam berbagai kesempatan wawancara kerja. Namun tetap tidak mengabaikan relevansinya.

Skenario 4

Pertanyaan: bisakah kamu deskripsikan mengapa kamu adalah kandidat terbaik untuk posisi ini?

Contoh jawaban:

Proses perekrutan pekerjaan ini menurut saya agak berat, sehingga kandidat-kandidat yang tersisa saat ini membuat saya semakin kompetitif. Biarpun begitu, saya menyadari keinginan perusahaan ini untuk memeriksa keseluruhan tim teknologi dan informasi. Seperti yang sudah Anda periksa dalam resume dan cover letter saya, riwayat pendidikan dan pengalaman saya sudah memenuhi kriteria yang perusahaan cari. Selain itu, saya juga memiliki keterampilan tambahan sebagai teknisi teknologi dan informasi untuk XYZ yang akan sangat membantu mengembangkan perusahaan. Maka dari itu, bisakah saya menjelaskan lebih rinci terkait hal ini?

Pelajaran dari skenario di atas:

Kandidat ini menunjukkan sisi asertif dan antusiasme terhadap perusahaan dengan tegas. Menunjukkan rasa percaya diri dalam wawancara kerja tentu penting. Salah satunya bisa dilakukan dengan memahami pekerjaan yang dilamar dan meyakini jawaban sendiri.

Poin menarik dari contoh ini adalah kandidat menyampaikan jawaban terbuka kepada perekrut. Situasi ini dapat membuat wawancara menjadi lebih hidup karena tidak kaku berupa pertanyaan dan jawaban, tetapi juga memberikan suasana obrolan yang normal. Namun tetap perlu diperhatikan hal ini juga bergantung pada karakter lawan bicara. Bagaimanapun, membaca bahasa tubuh dan karakter perekrut juga perlu diperhatikan sebelum menginisiasi hal-hal yang dirasa belum meyakinkan.

Nah, itulah berbagai tips menjawab pertanyaan wawancara “Mengapa perusahaan harus memilih Anda?”. Melalui tips-tips tersebut, harapannya kalian bisa menjadi lebih siap ketika melakukan wawancara kerja. Selanjutnya melalui contoh skenario menjawab pertanyaan tersebut, harapannya kalian sudah bisa membayangkan apa saja yang mungkin terjadi dari pertanyaan tersebut. Selamat mencoba dan semoga kalian berhasil!

Baca Juga:

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email