mployee logo
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Profesi Foreman

Foreman adalah seorang pemimpin lapangan yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengkoordinasikan pekerjaan para karyawan dalam suatu proyek atau kegiatan.

profesi foreman

Deskripsi Profesi Foreman

Foreman adalah seorang pemimpin lapangan yang bertanggung jawab untuk mengawasi dan mengkoordinasikan pekerjaan para karyawan dalam suatu proyek atau kegiatan. Foreman berperan sebagai penghubung antara manajemen dan karyawan, serta antara karyawan dan pelanggan. Foreman harus memiliki kemampuan teknis, komunikasi, dan kepemimpinan yang baik untuk menjalankan tugasnya dengan efektif.

Pekerjaan foreman meliputi beberapa aspek, seperti:

  • Menyusun rencana kerja, jadwal, anggaran, dan sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelesaikan proyek atau kegiatan.
  • Memberikan instruksi, bimbingan, dan umpan balik kepada karyawan tentang cara melakukan pekerjaan dengan benar, aman, dan berkualitas.
  • Mengawasi proses produksi, memastikan bahwa semua peralatan, bahan, dan standar kualitas terpenuhi.
  • Menyelesaikan masalah yang muncul selama pekerjaan berlangsung, baik yang bersifat teknis maupun non-teknis.
  • Melakukan evaluasi kinerja karyawan secara berkala, memberikan penghargaan atau sanksi sesuai dengan hasilnya.
  • Melaporkan kemajuan, kendala, dan hasil pekerjaan kepada manajemen atau pelanggan secara rutin.
  • Menjaga hubungan baik dengan karyawan, manajemen, pelanggan, dan pihak-pihak terkait lainnya.

Pekerjaan foreman membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang luas tentang bidang yang digelutinya. Foreman harus mampu beradaptasi dengan situasi yang berubah-ubah, mengambil keputusan yang tepat, dan bekerja sama dengan tim. Foreman juga harus memiliki integritas, tanggung jawab, dan profesionalisme dalam menjalankan pekerjaannya.

Pekerjaan foreman adalah pekerjaan yang menantang namun juga menarik. Foreman dapat merasakan kepuasan ketika berhasil menyelesaikan proyek atau kegiatan dengan hasil yang memuaskan. Foreman juga dapat meningkatkan karirnya dengan mengembangkan kompetensi dan pengalaman yang dimilikinya.

Baca juga: Profesi Staff Packing

Jobdesk Foreman

Jobdesk seorang foreman adalah untuk mengawasi dan mengkoordinasikan pekerjaan di lapangan atau di bengkel. Tugas dan tanggung jawabnya meliputi:

  • Memberikan informasi teknis kepada bawahan mengenai pekerjaan yang dilakukan
  • Memberikan arahan atau instruksi kepada leader dan juga bawahannya
  • Melakukan pengecekan pada mesin produksi, sebelum digunakan oleh bawahannya
  • Melakukan pemantauan terhadap pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya
  • Menjaga kedisiplinan, kebersihan, keamanan, dan kondisi kerja yang memuaskan
  • Melaporkan kemajuan pekerjaan, kekurangan pekerjaan, dan pemborosan waktu mesin dan operasi
  • Berkolaborasi dengan manajemen dalam mempengaruhi perubahan metode, cara remunerasi, dan kondisi kerja
  • Mencari solusi terbaik untuk mengatasi kendala yang dihadapi
  • Mempertahankan dan meningkatkan proses agar menjadi lebih baik lagi
  • Memberikan bimbingan dan nasihat kepada bawahan
  • Menciptakan iklim kerja sama dan gotong royong dalam hubungan kekeluargaan dengan karyawan
  • Menjaga standar kualitas produk
  • Merumuskan rencana dan metode untuk meningkatkan efisiensi produk
  • Mengurangi pemborosan seminimal mungkin
  • Memberikan saran bila diperlukan
  • Bertindak sebagai perantara antara pekerja dan pengusaha

Keahlian Yang Harus Dimiliki Foreman

Seorang foreman harus memiliki keahlian yang sesuai dengan bidang kerjanya. Beberapa keahlian umum yang harus dimiliki oleh seorang foreman adalah:

  • Memahami peralatan dan bahan yang digunakan dalam pekerjaan
  • Memiliki kualifikasi dan pengalaman yang diperlukan untuk melakukan pekerjaan
  • Memiliki kemampuan komunikasi yang baik, baik lisan maupun tulisan
  • Memiliki kemampuan kepemimpinan, motivasi, dan pengambilan keputusan yang baik
  • Memiliki kemampuan analisis, penelitian, dan evaluasi yang baik
  • Memiliki kemampuan beradaptasi, fleksibel, dan inovatif
  • Memiliki kemampuan bekerja sama, berkoordinasi, dan menyelesaikan konflik
  • Memiliki kemampuan mengelola waktu, sumber daya, dan anggaran
  • Memiliki kemampuan belajar dan mengembangkan diri secara berkelanjutan
  • Memiliki sikap profesional, bertanggung jawab, jujur, dan loyal

Cara Menjadi Foreman

Untuk menjadi seorang foreman, ada beberapa langkah yang harus dilakukan, yaitu:

  • Menyelesaikan pendidikan formal sesuai dengan kualifikasi yang dibutuhkan oleh industri yang diminati
  • Mendapatkan sertifikat atau lisensi yang relevan dengan bidang kerja yang diminati
  • Mencari pekerjaan sebagai pekerja lapangan atau bengkel di industri yang diminati
  • Mengembangkan keahlian dan pengalaman dalam melakukan pekerjaan
  • Menunjukkan kinerja, sikap, dan potensi yang baik sebagai pekerja
  • Mencari peluang untuk mendapatkan promosi atau peningkatan jabatan sebagai foreman
  • Mengikuti pelatihan atau kursus yang dapat meningkatkan kompetensi sebagai foreman

Jenjang Karir Foreman

Jenjang karir seorang foreman dapat bervariasi tergantung pada industri, perusahaan, dan prestasi yang dicapai. Secara umum, jenjang karir seorang foreman adalah sebagai berikut:

  • Pekerja lapangan atau bengkel
  • Foreman junior
  • Foreman senior
  • Supervisor atau manajer lapangan atau bengkel

Yang Harus Kalian Ketahui Foreman

Sebelum bekerja sebagai seorang foreman, ada beberapa hal yang perlu diketahui, yaitu:

  • Foreman adalah pekerjaan yang menuntut tanggung jawab yang besar, karena harus mengawasi dan mengkoordinasikan banyak pekerja di lapangan atau di bengkel
  • Foreman harus siap menghadapi tantangan, tekanan, dan risiko yang mungkin terjadi dalam pekerjaan, seperti kecelakaan kerja, kesalahan produksi, konflik antar karyawan, atau tuntutan dari manajemen
  • Foreman harus memiliki keterampilan interpersonal yang baik, karena harus berkomunikasi dengan banyak pihak, baik bawahan, atasan, maupun pelanggan
  • Foreman harus memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas tentang pekerjaan yang dilakukan oleh bawahannya, agar dapat memberikan instruksi, bimbingan, evaluasi, dan solusi yang tepat
  • Foreman harus selalu belajar dan mengembangkan diri secara berkelanjutan, agar dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas pekerjaannya

Profesi Lainnya

system analyst

System Analyst

System analyst adalah sebuah pekerjaan yang termasuk dalam tim engineering. Posisi ini bertugas untuk melakukan analisis, merancang, dan mengimplementasikan sistem. Ia bertanggung jawab atas hasil yang

Read More »
profesi devops

Devops

DevOps adalah serangkaian praktik yang mengotomatisasi proses antara pengembangan aplikasi dan tim pengembang. DevOps merupakan singkatan dari dua kata yaitu Development dan Operation. Di mana kedua

Read More »
master of ceremony

MC (Master of Ceremony)

Orang yang akan memimpin serangkaian acara, baik formal maupun nonformal agar acara dapat berjalan lancar dan meninggalkan kesan positif disebut sebagai MC (Master of Ceremony). MC

Read More »
ahli bioteknologi

Ahli Bioteknologi

Dalam era modern yang didominasi oleh kemajuan ilmiah dan teknologi, bidang bioteknologi telah menjadi salah satu disiplin ilmu yang paling menarik dan penting. Ahli bioteknologi

Read More »
market researcher

Market Researcher

Market researcher adalah seorang profesional yang melakukan analisis pasar dan mengumpulkan data untuk membantu perusahaan membuat keputusan strategis. Tugas utama market researcher adalah mengidentifikasi tren

Read More »
profesi arkeolog

Arkeolog

Arkeolog adalah profesi pekerjaan yang mendalami bidang prasejarah atau peninggalan sejarah seperti bangunan, fosil, artefak, dan lainnya. Arkeolog bertugas untuk meneliti, mengkaji, dan menginterpretasikan kehidupan dan

Read More »