mployee logo
contoh ice breaking

Beragam Contoh Ice Breaking Seru Yang Wajib Dicoba

Berbagai Ice Breaking Seru – Kalian pasti pernah mengikuti ice breaking, bukan? Ice breaking merupakan aktivitas kreatif yang dilakukan di sela-sela kegiatan utama. Kalian mungkin pernah mengikutinya di workshop, seminar, pelatihan, atau bahkan di lingkungan kerja sehari-hari. Ice breaking biasanya dilakukan di antara kegiatan tersebut untuk waktu yang singkat.

Mungkin banyak yang tidak sadar atau menyepelekan ice breaking, tapi ice breaking memiliki tujuan dan fungsi yang bermanfaat bagi membangun suasana dalam beraktivitas. Sifatnya yang rekreasional membuatnya tidak wajib dilakukan dalam kegiatan-kegiatan tersebut. Namun ice breaking cenderung difungsikan untuk membangun suasana kolektif.

Ice breaking biasanya dilakukan di jeda istirahat. Misalnya acara atau jadwal pekerjaan dilakukan dari pukul 8 pagi hingga 3 sore, ice breaking dapat dilakukan sekitar pukul 11 siang. Sebab pada jam tersebut energi pegawai sudah menurun dan mulai mengantuk. Sehingga fungsi ice breaking dalam situasi tersebut adalah membuat mereka lebih melek dengan menciptakan interaksi dan mendorong satu sama lain berkomunikasi serta berpartisipasi.

Mengapa perlu ice breaking?

  • Ice breaking membantu agar semua peserta yang berpartisipasi dan ikut serta bisa meresapi hasil dari pertemuan tersebut
  • Memanfaatkan jeda waktu untuk ice breaking memberikan peserta kesempatan untuk menyerap informasi yang telah disampaikan dengan penuh kesempatan
  • Jeda ini juga membuat peserta istirahat sejenak dan menyegarkan kembali pikiran mereka
  • Aktivitas ice breaking dapat mengurangi hambatan atau jarak yang muncul akibat hirarki, jabatan, susunan organisasi, dan berbagai divisi yang ada karena semua diharapkan berpartisipasi dengan adil
  • Membuat partisipan satu mengenal partisipan yang lain karena ice breaking membuat mereka harus berinteraksi dalam situasi ini
  • Bahkan penting bagi partisipan yang sudah saling mengenal karena mereka dapat melatih kecocokan mereka saat bekerja sama
  • Ice breaking dapat membuat setiap orang harus berinteraksi, suasana semakin riang ketika banyak yang tertawa, hingga akhirnya setiap partisipan merasa nyaman dengan satu sama lain
  • Istirahat dan bersenang-senang sejenak

Macam-macam Ice Breaking

1. Jika – maka

Jenis ice breaking ini dapat menimbulkan tawa satu ruangan. Tujuan yang dicapai dari ice breaking ini adalah mencairkan suasana.

Cara bermainnya adalah bagi partipan menjadi dua kelompok: kelompok ‘jika’ dan kelompok ‘maka’. Kelompok jika harus membuat daftar kalimat yang dimulai dengan kata ‘jika’. Sedangkan kelompok ‘maka’ membuat daftar kalimat yang dimulai dengan kata ‘maka’. ecara sukarela, satu orang dari kedua kelompok maju.

Ketika pemimpin acara mengatakan ‘baca!’, maka perwakilan dari kelompok ‘jika’ menyebutkan salah satu dari kalimatnya. Usai itu segera dilanjutkan oleh kelompok ‘maka’ dengan menyebutkan salah satu kalimat yang sudah disiapkan.

Apabila pernyataan penuh ‘jika’ dan ‘maka’ ternyata nyambung, berikan hadiah untuk keduanya. Hal ini akan mendorong anggota lain untuk maju.

Ice breaking ini mengundang tawa karena semakin kedua kalimat tidak nyambung atau padu, akan terdengar semakin lucu. Misalnya hasil sambungan penuh pernyataan adalah “jika bapak naik haji, adik makan es puter.” Berhasil atau tidaknya ice breaking ini, partisipan pasti ikut tertawa mengikuti aktivitas ini.

2. Percaya Teman

Seperti namanya, ice breaking ini dilakukan untuk mengetahui apakah partisipan mempercayai rekan-rekannya atu tidak.

Cara bermainnya adalah bagi partisipan ke beberapa kelompok apabila berjumlah banyak. Buat satu kelompok berisi lima hingga enam orang. Minta mereka berdiri melingkar dengan satu orang berdiri di tengah. Pastikan ukuran lingkaran disesuaikan dengan kondisi.

Jangan terlalu jauh jarak dengan partisipan lain apabila jumlah partisipan sedikit demi keamanan bersama. Partisipan di tengah menjatuhkan tubuhnya ke arah manapun yang dia mau setelah fasilitator menghitung mundur. Partisipan di tepi harus cekatan menangkap partisipan yang berdiri di tengah.

Hal yang didapat dari ice breaking ini adalah menghilangkan rasa kantuk. Selain itu, menguji rasa percaya partisipan satu sama lain. Akhirnya, fasilitator dapat menanyakan apa yang dirasakan oleh partisipan yang berada di tengah dan tepi tentang ice breaking tersebut. Misalnya apa yang dirasakan setelah menjatuhkan badan,  adakah rasa takut atau kekhawatiran sebelum menjatuhkan diri, dan seterusnya.

Baca Juga: Pengertian Soft Skills

3. Sambung Cerita

Ice breaking jenis ini dapat dilakukan secara tatap muka maupun online. Sehingga memungkinkan dilakukan untuk kondisi Work From Home (WFH).

Cara bermainnya adalah satu orang menyampaikan cerita dalam satu kalimat untuk dilanjutkan oleh partisipan selanjutnya berdasarkan kata terakhir yang disampaikan oleh partisipan sebelumnya. Proses ini dilanjutkan hinga partisipan terakhir.

Ice breaking ini sangat bisa mengundang tawa ketika dari satu kalimat ke kalimat lainnya menciptakan cerita yang tidak koheren. Sehingga ice breaking ini pun dapat mencairkan suasana. Kelebihan ice breaking jenis ini adalah meskipun membutuhkan koneksi internet, tidak harus menunjukkan wajah atau membutuhkan hal-hal lainnya. Sehingga ice breaking ini mudah untuk dicoba.  

4. Tebak Gambar Bersambung

Ice breaking ini dilakukan secara online melalui software atau aplikasi bernama Gartic Phone. Sehingga ice breaking jenis ini tepat dilakukan untuk kondisi WFH.

Cara bermainnya adalah partisipan ditugaskan untuk membuat situasi atau cerita yang nantinya diilustrasikan oleh partisipan lainnya. Tebakan ini terus berlangung hingga partisipan terakhir. Sehingga ice breaking tebak gambar bersambung ini akan terus berjalan hingga semua pemain mendapat giliran untuk menggambar dan menebak. Akhirnya, partisipan terakhir yang mendapat tugas menebak hasil gambar harus menjawab dengan benar.  

Oleh karena ice breaking ini merupakan salah satu yang dapat dilakukan saat kondisi WFH, tebak gambar bersambung ini juga membutuhkan koneksi internet yang cukup agar aktivitas ini tidak sampai mengalami penundaan akibat koneksi internet yang lemah.

Sebab ice breaking ini akan menjadi kurang seru apabila terdapat kendala dalam koneksi internet. Sebaliknya, jika tidak terkendala oleh koneksi internet, ice breaking ini seru untuk dilakukan di jeda rapat online. Sehingga partisipan bisa berinteraksi satu sama lain dan menghabiskan waktu jeda rapat bersama-sama.

5. Ekor Naga

Ice breaking ini bermanfaat dalam menguji sisi kompetitif partisipan dan seperti apa cara mereka bekerja sama untuk memenangkan kompetisi ini. Partisipan akan perlu ruangan untuk melakukan ice breaking jenis ini sehingga penting untuk mempersiapkan ruangan yang lapang atau tempat yang luas. Semakin banyak partisipan, semakin luas tempat yang dibutuhkan.

Cara bermainnya adalah fasilitator membagi partisipan menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok membuat barisan panjang. Masing-masing partisipan memegang bahu partisipan lainnya dalam satu kelompoknya, memanjang hingga membentuk seperti naga. Partisipan yang paling depan disebut sebagai kepala naga dan yang paling belakang disebut sebagai ekor naga.

Aktivitas yang dilakukan adalah kepala naga mengincar ekor naga kelompok lain. Ekor naga harus menghindari kejaran kepala naga. Peraturan lainnya adalah jangan sampai sambungan tersebut putus. Ice breaking berakhir ketika ada partisipan yang terlepas dari kelompoknya atau ekor naga dilepas oleh kepala naga dari kelompok lawan.

6. Temukan 10 Kesamaan

Tujuan ice breaking ini adalah membuat partisipan yang sudah kenal satu sama lain semakin dekat. Dalam satu kantor, biasanya satu pegawai dekat dengan beberapa pegawai lainnya. Namun tidak dekat dengan pegawai selain itu. Hal ini membuat fasilitator sebaiknya memanfaatkan kesempatan ini dengan memastikan partisipan dimasukkan ke kelompok dimana dia tidak kenal dekat dengan partisipan-partisipan tersebut.

 Cara bermainnya adalah fasilitator membagi partisipan ke dalam kelompok-kelompok kecil yang disesuaikan dengan kondisi jumlah total partisipan. Buat masing-masing kelompok mendiskusikan 10 kesamaan yang dimiliki oleh kelompok kecil. Setelah itu, bahas dalam kelompok besar.

Membahas persamaan dapat menumbuhkan ketertarikan antara dua atau sekelompok partisipan. Topik ini dapat mengarahkan mereka untuk membahas topik-topik lainnya. Oleh sebab itu, ice breaking jenis ini akan sangat bermanfaat untuk dicoba di semua jenis kantor.

7. 10 Hal Favorit

Ice breaking jenis ini dapat dilakukan saat jeda rapat. Fungsi jenis ini selain memanfaatkan waktu jeda dengan lebih santai, tetapi juga membuat partisipan bisa brainstorming  di luar topik yang berhubungan dengan pekerjaan.

Cara bermainnya adalah bagi partisipan ke dalam beberapa kelompok dan pastikan mereka tidak satu kelompok dengan partisipan yang sudah dekat. Biarkan setiap kelompok kecil mendiskusikan 10 hal favorit setiap individu. Lalu kembalikan ke kelompok besar dimana setiap individu menyebutkan 10 hal favorit mereka, tapi tidak menyebutkan alasannya. Langkah terakhir, setiap partisipan berbagi dalam kelompok besar tentang apa yang mereka pelajari dari diskusi dengan kelompok-kelompok kecil tadi.

Hal favorit yang didiskusikan bisa ditentukan sendiri oleh fasilitator sesuai tujuan yang ingin dicapai. Kecenderungannya, semakin spesifik, kreatif, atau aneh, ice breaking ini akan semakin seru. Misalnya membahas 10 titik di kantor yang paling disukai, 10 fasilitas kantor yang paling disukai, dan lain sebagainya.

Tujuan ice breaking ini adalah untuk saling kenal dengan partisipan lain. Terutama dengan partisipan yang belum kenal dekat meskipun bekerja di kantor yang sama. Jenis ini juga bisa dilakukan dengan cepat antara 10 – 15 menit bergantung jumlah partisipan. Semakin banyak partisipan, semakin lama waktu yang dibutuhkan. Kelebihan lain dari ice breaking ini adalah tidak membutuhkan peralatan atau persiapan yang besar dan memungkinkan dilakukan secara spontan. Selain itu, ice breaking ini juga dapat dilakukan seccara online.

8. Questions Generator

Situs web Questions Generator menyediakan berbagai pertanyaan yang bersifat acak. Secara spesifik, pertanyaan dalam situs web ini ditujukan agar dapat mengenal diri sendiri dengan menjawab pertanyaan yang ditujukan pada diri sendiri. Jenis ice breaking ini dapat dilakukan di organisasi dengan anggota-anggota baru dimana harapannya ice breaking jenis ini dapat membuat mereka mengenal satu sama lain.

Cara bermainnya dilakukan dengan cara setiap anggota menjawab pertanyaan yang muncul dari situs tersebut. Ada beberapa pilihan yang bisa dilakukan dengan ice breaking jenis ini.

  1. Setiap anggota menjawab pertanyaan acak yang sama
  2. Setiap angota mendapat kesempatan untuk menjawab pertanyaan secara acak sehingga memungkinkan masing-masing mendapat pertanyaan yang berbeda
  3. Situs digunakan sebagai alat untuk memulai topik. Sehingga diskusi organisasi selanjutnya dilanjutkan secara alami berdasarkan topik acak yang didapat dari situs tersebut

Itulah berbagai ice breaking seru yang bisa kalian coba. Nah! Penting untuk menentukan ice breaking yang sesuai dengan situasi. Meningkatnya kantor yang mengharuskan pegawainya WFH tidak membuat ice breaking sulit dilakukan. Sebab ice breaking bisa dilakukan dimana saja, kapan saja, dengan atau tanpa alat dan tetap menyenangkan.

Share this post

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on print
Share on email