mployee logo
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Profesi Social Worker

Pekerjaan social worker atau pekerja sosial adalah profesi yang memberikan bantuan atau pertolongan berupa pelayanan pada individu, kelompok, maupun masyarakat yang membutuhkan

social worker

Deskripsi Profesi Social Worker

Pekerjaan social worker atau pekerja sosial adalah profesi yang memberikan bantuan atau pertolongan berupa pelayanan pada individu, kelompok, maupun masyarakat yang membutuhkan.

Pekerja sosial juga merupakan profesi pelayanan sosial yang bermuara pada kerja kemanusiaan, atau disebut dengan istilah helping profession. Pekerja sosial memiliki pengetahuan, keterampilan, dan nilai praktik pekerjaan sosial serta telah mendapatkan sertifikat kompetensi. 

Pekerja sosial berperan dalam mempromosikan perubahan dan pengembangan sosial, kohesi sosial, dan pemberdayaan dan pembebasan orang. Pekerja sosial juga berdasarkan pada prinsip-prinsip keadilan sosial, hak asasi manusia, tanggung jawab kolektif, dan penghormatan terhadap perbedaan.

Jobdesk Social Worker

Tanggung Jawab Social Worker:

  • Melakukan penilaian kebutuhan dan perencanaan intervensi untuk individu, keluarga, dan komunitas yang memerlukan dukungan.
  • Menyusun dan melaksanakan rencana bantuan yang efektif untuk mengatasi tantangan yang dihadapi klien.
  • Bekerja sama dengan lembaga pelayanan sosial, lembaga pendidikan, rumah sakit, dan pemerintah serta organisasi non-pemerintah untuk mengoordinasikan dan mengembangkan dukungan bagi klien.
  • Melakukan pemantauan dan evaluasi intervensi yang disediakan untuk memastikan kemajuan dan efektivitas program.
  • Menjaga kerahasiaan informasi klien dan membuat laporan serta dokumentasi yang diperlukan.

Kualifikasi Social Worker:

  • Lulusan S1 Ilmu Sosial, Kesejahteraan Sosial, Psikologi, atau bidang terkait.
  • Berlisensi sebagai pekerja sosial di wilayah yang berlaku.
  • Memiliki 1-3 tahun pengalaman dalam lingkungan sosial atau peran yang serupa.
  • Keahlian dalam komunikasi interpersonal dan kemampuan untuk mendengarkan dengan empati.
  • Kemampuan untuk bekerja dengan klien dari berbagai latar belakang dan situasi yang kompleks.
  • Memiliki pengetahuan tentang sumber daya dan layanan yang tersedia dalam komunitas.
  • Memiliki kemampuan berbicara dan menulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  • Kemampuan beradaptasi, mengelola stres, dan bekerja dalam situasi yang menantang.

Keahlian Yang Harus Dimiliki Social Worker

Keahlian yang harus dimiliki oleh pekerja sosial meliputi:

  • Kemampuan komunikasi interpersonal yang baik, baik secara lisan maupun tulisan
  • Kemampuan berempati, menghargai, dan menghormati klien
  • Kemampuan analisis dan pemecahan masalah yang kritis dan kreatif
  • Kemampuan mengelola waktu, sumber daya, dan stres yang efektif
  • Kemampuan bekerja secara mandiri maupun tim
  • Kemampuan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi yang relevan
  • Pengetahuan tentang teori-teori pekerjaan sosial, ilmu sosial, humaniora, dan pengetahuan asli
  • Pengetahuan tentang hukum, kebijakan, dan etika yang berkaitan dengan pekerjaan sosial
  • Pengetahuan tentang isu-isu sosial yang aktual dan kontekstual

Cara Menjadi Social Worker

Cara menjadi pekerja sosial di Indonesia adalah sebagai berikut:

  • Menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) di bidang ilmu sosial atau ilmu-ilmu lain yang relevan dengan pekerjaan sosial
  • Mengikuti pelatihan dan ujian kompetensi yang diselenggarakan oleh LSP PS untuk mendapatkan sertifikat kompetensi pekerja sosial
  • Mencari lowongan pekerjaan di bidang pekerjaan sosial yang sesuai dengan minat, bakat, dan spesialisasi
  • Melamar pekerjaan dan mengikuti proses seleksi yang ditetapkan oleh pemberi kerja
  • Bekerja sebagai pekerja sosial di lembaga-lembaga sosial yang menyediakan pelayanan sosial kepada individu, kelompok, atau masyarakat

Jenjang Karir Social Worker

Jenjang karir pekerja sosial di Indonesia dapat bervariasi tergantung pada jenis lembaga, bidang spesialisasi, tingkat pendidikan, pengalaman kerja, dan kinerja. Secara umum, jenjang karir pekerja sosial dapat dibagi menjadi tiga tingkatan:

  • Pekerja Sosial Muda (PSM): Pekerja sosial yang baru lulus dari pendidikan sarjana (S1) atau memiliki pengalaman kerja kurang dari 2 tahun. PSM bertugas untuk melaksanakan pelayanan sosial secara langsung kepada klien dengan bimbingan dari pekerja sosial senior.
  • Pekerja Sosial Madya (PSMd): Pekerja sosial yang telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 tahun atau telah menyelesaikan pendidikan magister (S2) di bidang ilmu sosial atau ilmu-ilmu lain yang relevan dengan pekerjaan sosial. PSMd bertugas untuk melaksanakan pelayanan sosial secara mandiri kepada klien dengan tanggung jawab lebih besar. PSMd juga dapat bertindak sebagai supervisor atau pembimbing bagi PSM.
  • Pekerja Sosial Utama (PSU): Pekerja sosial yang telah memiliki pengalaman kerja minimal 5 tahun atau telah menyelesaikan pendidikan doktor (S3) di bidang ilmu sosial atau ilmu-ilmu lain yang relevan dengan pekerjaan sosial. PSU bertugas untuk melaksanakan pelayanan sosial secara strategis kepada klien dengan tanggung jawab tertinggi. PSU juga dapat bertindak sebagai manajer atau pemimpin bagi PSMd atau PSM.

Yang Harus Kalian Ketahui Social Worker

Yang perlu diketahui sebelum bekerja sebagai pekerja sosial adalah:

  • Pekerja sosial harus memiliki komitmen dan motivasi yang kuat untuk membantu orang lain. Pekerja sosial harus mampu berempati, menghargai, dan menghormati klien tanpa membeda-bedakan latar belakang, agama, suku, ras, gender, atau orientasi seksual.
  • Pekerja sosial harus memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk melaksanakan pelayanan sosial. Pekerja sosial harus menguasai teori-teori pekerjaan sosial, ilmu sosial, humaniora, dan pengetahuan asli yang relevan dengan masalah-masalah sosial yang dihadapi oleh klien. Pekerja sosial juga harus menguasai teknik-teknik dan metode-metode pekerjaan sosial yang sesuai dengan tujuan dan sasaran klien.
  • Pekerja sosial harus memiliki etika dan profesionalisme yang tinggi. Pekerja sosial harus mengikuti kode etik pekerjaan sosial yang ditetapkan oleh International Federation of Social Workers (IFSW) dan Asosiasi Pekerja Sosial Indonesia (APSI). Pekerja sosial juga harus menjaga kerahasiaan, integritas, dan tanggung jawab dalam melaksanakan pelayanan sosial.
  • Pekerja sosial harus melakukan pengembangan diri dan profesi secara berkelanjutan. Pekerja sosial harus selalu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan nilai-nilai pekerjaan sosial melalui pendidikan formal, pelatihan, seminar, workshop, riset, publikasi, atau kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan pekerjaan sosial. Pekerja sosial juga harus menjadi anggota aktif dari organisasi profesi pekerja sosial.

Profesi Lainnya

profesi finance

Finance

Finance atau dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai keuangan adalah ilmu dalam mengelola uang dan proses aktual untuk memperoleh dana yang mempengaruhi kehidupan setiap perusahaan. Sementara

Read More »
juru bahasa isyarat

Juru Bahasa Isyarat

Pekerjaan “Juru Bahasa Isyarat” adalah sebuah peran profesional yang bertujuan untuk memfasilitasi komunikasi antara individu yang menggunakan bahasa isyarat (terutama individu dengan gangguan pendengaran) dan

Read More »
profesi komisaris perusahaan

Komisaris

Komisaris adalah sekelompok orang yang dipilih atau ditunjuk untuk mengawasi kegiatan suatu perusahaan atau organisasi.  Komisaris adalah posisi yang mewakili pemegang saham dalam sebuah perseroan

Read More »
profesi event planner

Event Planner

Event planner adalah tim atau individu yang membuat berbagai hal dalam program dan event berjalan sesuai dengan rencana. Mereka memuat jadwal dan memperhitungkan keperluan acara

Read More »
pettyserry

Patisseri

Patisseri atau yang dikenal dalam bahasa asalnya Pâtissier, merupakan profesi yang bertanggung jawab untuk membuat kue dan dessert, seperti pastry, roti, mousse, kue kering, dan

Read More »
hair stylist

Hair Stylist

Apakah Anda memiliki bakat dan minat dalam merawat dan menata rambut? Apakah Anda ingin berkarir di bidang kecantikan dan fashion? Jika ya, maka pekerjaan “Penata

Read More »