mployee logo
Search
Close this search box.
Search
Close this search box.

Profesi Manajer Produksi

Manajer produksi adalah seseorang yang memimpin dalam koordinasi, perencanaan dan juga kontrol proses produksi.

profesi manajer produksi

Deskripsi Profesi Manajer Produksi

Apa itu Pekerjaan Manajer Produksi ?

Manajer produksi adalah seseorang yang memimpin dalam koordinasi, perencanaan dan juga kontrol proses produksi. Selain itu, manajer produksi juga bertugas untuk melakukan pengawasan kepada staf lain yang terlibat dalam produksi sehingga keseluruhan proses produksi berjalan secara efisien. Termasuk dalam tugas manajer adalah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak lain untuk kelancaran proses produksi, seperti bagian pengadaan, pemasaran dan juga penjualan.

Pekerjaan manajer produksi adalah pekerjaan yang bertanggung jawab untuk mengelola dan mengawasi proses produksi suatu barang atau jasa. Manajer produksi harus memastikan bahwa produksi berjalan lancar, efisien, dan berkualitas sesuai dengan standar yang ditetapkan. Manajer produksi juga harus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam produksi, seperti pemasok, karyawan, pelanggan, dan pihak eksternal lainnya.

Pekerjaan manajer produksi adalah pekerjaan yang menantang namun juga menarik. Pekerjaan ini menawarkan kesempatan untuk berkontribusi dalam menciptakan produk atau jasa yang bermanfaat bagi masyarakat. Pekerjaan ini juga memberikan peluang untuk berkembang secara profesional dan karir.

Jika Anda tertarik dengan pekerjaan ini, Anda dapat mencari lowongan pekerjaan manajer produksi di berbagai situs web atau media sosial yang menyediakan informasi tentang lowongan kerja.

Jobdesk Manajer Produksi

Berikut adalah beberapa jobdesk, tugas dan tanggung jawab umum yang harus dilakukan oleh manajer produksi :

  • Merencanakan produksi dan melakukan penjadwalan sesuai dengan target produksi baik secara kuantitas, kualitas maupun jadwal.
  • Melakukan koordinasi di proses pengadaan bahan baku, bahan penolong, peralatan, dan tenaga kerja yang dibutuhkan untuk proses produksi.
  • Melakukan pengawasan proses produksi dari awal hingga akhir untuk memastikan bahwa semua standar kualitas, keselamatan, dan efisiensi terpenuhi.
  • Melakukan perawatan alat produksi secara berkala untuk mencegah kerusakan atau gangguan yang dapat menghambat proses produksi.
  • Melakukan kontrol kualitas produk secara rutin untuk memastikan bahwa produk yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi dan persyaratan pelanggan.
  • Bertanggung jawab terhadap kerahasiaan informasi dan data produksi serta melindungi hak kekayaan intelektual perusahaan.
  • Membuat laporan produksi secara berkala yang mencakup data mengenai jumlah produk yang diproduksi, biaya produksi, masalah yang dihadapi, rekomendasi perbaikan, dan lain-lain.
  • Menyelesaikan masalah yang timbul di lapangan secara cepat dan efektif dengan melibatkan pihak-pihak terkait.
  • Melakukan evaluasi kinerja staf produksi secara berkala dan memberikan umpan balik, bimbingan, pelatihan, atau sanksi yang sesuai.
  • Melakukan komunikasi dan koordinasi dengan bagian lain seperti pemasaran, penjualan, keuangan, logistik, dll untuk memastikan bahwa proses produksi berjalan lancar dan sesuai dengan permintaan pasar.

Keahlian Yang Harus Dimiliki Manajer Produksi

Sebagai manajer produksi, ada beberapa keahlian yang harus dimiliki untuk dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik. Beberapa keahlian tersebut antara lain:

  • Kepemimpinan: Manajer produksi harus mampu memimpin tim produksi dengan baik dan memberikan arahan, motivasi, dan dukungan yang dibutuhkan oleh stafnya.
  • Perencanaan strategis: Manajer produksi harus mampu membuat rencana produksi yang realistis, efektif, dan efisien sesuai dengan target dan sumber daya yang tersedia.
  • Komunikasi: Manajer produksi harus mampu berkomunikasi dengan baik dengan berbagai pihak baik internal maupun eksternal yang terlibat dalam proses produksi, seperti staf, pemasok, pelanggan, dll.
  • Negosiasi: Manajer produksi harus mampu melakukan negosiasi dengan baik untuk mendapatkan kesepakatan yang menguntungkan bagi perusahaan, seperti harga, kualitas, jadwal, dll.
  • Analitis: Manajer produksi harus mampu menganalisis data dan informasi yang berkaitan dengan proses produksi, seperti biaya, kualitas, produktivitas, dll dan membuat keputusan yang tepat berdasarkan hasil analisis tersebut.
  • Problem-solving: Manajer produksi harus mampu menyelesaikan masalah yang timbul di lapangan secara cepat dan efektif dengan menggunakan pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman yang dimilikinya.
  • Teknis: Manajer produksi harus memiliki pengetahuan dan keterampilan teknis yang cukup mengenai proses produksi, peralatan, bahan baku, standar kualitas, dll.

Cara Menjadi Manajer Produksi

Untuk menjadi manajer produksi, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan, antara lain:

  • Menempuh pendidikan formal minimal S1 di bidang teknik industri, manajemen industri, atau bidang terkait.
  • Mengikuti pelatihan atau sertifikasi yang berkaitan dengan manajemen produksi atau bidang terkait untuk meningkatkan kompetensi dan kredibilitas.
  • Memiliki pengalaman kerja di bidang produksi minimal 3 tahun sebagai staf atau supervisor produksi.
  • Mencari lowongan kerja sebagai manajer produksi di berbagai media online atau offline dan melamar sesuai dengan persyaratan yang ditentukan.
  • Menjalani proses seleksi yang meliputi tes tertulis, wawancara, psikotes, dll dan menunjukkan kualifikasi dan keahlian yang dibutuhkan.
  • Jika diterima, menjalani masa orientasi dan pelatihan untuk mempelajari lebih lanjut tentang perusahaan, produk, proses produksi, dll.

Jenjang Karir Manajer Produksi

Jenjang karir manajer produksi dapat bervariasi tergantung pada industri, perusahaan, dan kinerja individu. Namun secara umum, jenjang karir manajer produksi dapat digambarkan sebagai berikut:

  • Staf Produksi: Bertugas untuk melakukan proses produksi sesuai dengan instruksi dan standar yang ditetapkan oleh manajer atau supervisor produksi.
  • Supervisor Produksi: Bertugas untuk mengawasi dan mengkoordinir staf produksi dalam menjalankan proses produksi sesuai dengan rencana dan jadwal yang ditetapkan oleh manajer produksi.
  • Manajer Produksi: Bertugas untuk memimpin dan mengendalikan keseluruhan proses produksi sesuai dengan target dan sumber daya yang tersedia serta melakukan koordinasi dengan bagian lain yang terkait dengan proses produksi.
  • Direktur Produksi: Bertugas untuk menentukan visi, misi, strategi, dan kebijakan produksi perusahaan serta bertanggung jawab atas pencapaian tujuan dan target produksi perusahaan.

Yang Harus Kalian Ketahui Manajer Produksi

Sebelum bekerja sebagai manajer produksi, ada beberapa hal yang perlu diketahui dan dipersiapkan, antara lain:

  • Lingkungan kerja: Manajer produksi biasanya bekerja di pabrik atau tempat produksi yang memiliki kondisi fisik yang beragam tergantung pada jenis produk yang diproduksi. Manajer produksi harus siap untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja tersebut dan memastikan bahwa semua aspek keselamatan kerja terpenuhi.
  • Jam kerja: Manajer produksi biasanya bekerja selama 8 jam per hari atau 40 jam per minggu. Namun jam kerja ini dapat berubah sesuai dengan kebutuhan proses produksi. Manajer produksi harus siap untuk bekerja lembur atau shift jika diperlukan untuk menyelesaikan target produksi.
  • Tantangan: Manajer produksi harus siap menghadapi berbagai tantangan yang mungkin timbul dalam proses produksi, seperti masalah kualitas, keterlambatan, kerusakan, persaingan, dll. Manajer produksi harus mampu menyelesaikan masalah tersebut secara cepat dan efektif dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

Profesi Lainnya

terapis wicara

Terapis Wicara

Terapis Wicara adalah profesional kesehatan yang bekerja dengan individu yang memiliki gangguan bicara dan bahasa. Mereka membantu anak-anak maupun orang dewasa mengatasi kesulitan dalam berbicara,

Read More »
profesi dosen

Dosen

Profesi dosen merupakan salah satu karir yang memiliki peran penting dalam dunia pendidikan. Dosen adalah seorang pengajar di perguruan tinggi atau universitas yang bertanggung jawab

Read More »
profesi petani

Petani

Petani adalah orang yang pekerjaannya bercocok tanam. Petani sendiri sebenarnya berasal dari bahasa sanskerta yang diserap dan digunakan menjadi bahasa Indonesia. Dalam bahasa sanskerta petani

Read More »
tugas sales executive

Sales Executive

Sales executive adalah orang yang bertanggung jawab untuk menjual produk atau jasa perusahaan kepada pelanggan potensial atau eksisting. Sales executive harus mampu mengidentifikasi kebutuhan dan

Read More »
polisi

Polisi

Anggota polisi adalah orang yang bekerja sebagai petugas atau pegawai pada institusi kepolisian. Tugas utama anggota polisi adalah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menegakkan

Read More »
social worker

Social Worker

Pekerjaan social worker atau pekerja sosial adalah profesi yang memberikan bantuan atau pertolongan berupa pelayanan pada individu, kelompok, maupun masyarakat yang membutuhkan. Pekerja sosial juga

Read More »